
Karya Ilmiah Dosen di Media “Kekerasan Seksual di Ruang Digital dan Krisis Empati”
Rektor Universitas 45 Surabaya kembali menunjukkan kontribusi pemikiran akademik melalui publikasi di media massa.
Melalui artikel yang dimuat di Republika berjudul “Kekerasan Seksual di Ruang Digital dan Krisis Empati”, disampaikan pandangan kritis terkait meningkatnya kasus kekerasan seksual di ruang digital serta fenomena menurunnya empati dalam interaksi daring.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat secara signifikan. Namun demikian, ruang digital juga menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya potensi kekerasan, termasuk kekerasan seksual berbasis online.
Lebih lanjut, fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga memiliki dimensi psikologis yang mendalam. Rendahnya empati, anonimitas pengguna, serta lemahnya kontrol sosial di ruang digital menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku tersebut.
Selain itu, pentingnya literasi digital serta penguatan nilai empati menjadi aspek krusial dalam upaya pencegahan. Peran keluarga, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Pandangan ini menegaskan bahwa penanganan kekerasan seksual di ruang digital tidak cukup hanya melalui pendekatan regulatif, tetapi juga memerlukan pendekatan edukatif dan psikologis secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam diseminasi pemikiran akademik, publikasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konstruktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya empati dan etika dalam interaksi digital.
🔗 Baca artikel selengkapnya di media asli:
https://analisis.republika.co.id/berita/tdm1u1393/kekerasan-seksual-di-ruang-digital-dan-krisis-empati