Karya Ilmiah Dosen di Media “Desa Wisata: Megah di Data, Merana di Lapangan”

Karya Ilmiah Dosen di Media “Desa Wisata: Megah di Data, Merana di Lapangan”

Salah satu dosen dari Universitas 45 Surabaya kembali menunjukkan kontribusi keilmuan melalui publikasi di media massa.

Melalui artikel yang dimuat di Harian Disway berjudul “Desa Wisata Kita Megah di Data, Merana di Lapangan”, diangkat realitas menarik sekaligus kritis terkait pengembangan desa wisata di Indonesia.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa secara data, desa wisata di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari jumlah maupun potensi yang dimiliki. Namun demikian, kondisi di lapangan seringkali tidak sejalan dengan data tersebut.

Lebih lanjut, berbagai tantangan masih dihadapi dalam pengelolaan desa wisata, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pendampingan, minimnya promosi yang efektif, serta belum optimalnya pengelolaan potensi lokal.

Selain itu, pengembangan desa wisata tidak cukup hanya berbasis data dan program administratif, tetapi memerlukan pendekatan yang berkelanjutan, partisipatif, serta melibatkan masyarakat secara aktif sebagai pelaku utama.

Pandangan ini menegaskan bahwa keberhasilan desa wisata sangat ditentukan oleh implementasi nyata di lapangan, bukan sekadar pencapaian angka dalam laporan.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam diseminasi ilmu pengetahuan, publikasi ini diharapkan dapat memberikan wawasan serta menjadi bahan refleksi dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat di Indonesia.

🔗 Baca artikel selengkapnya di media asli:
https://harian.disway.id/read/942382/desa-wisata-kita-megah-di-data-merana-di-lapangan