Setelah MBG Keluar dari Anggaran Pendidikan

Setelah MBG Keluar dari Anggaran Pendidikan

Salah satu dosen dari Universitas 45 Surabaya kembali menunjukkan kontribusi keilmuan melalui publikasi di media massa.

Melalui artikel yang dimuat di Harian Disway berjudul “Setelah MBG Keluar dari Anggaran Pendidikan”, diangkat analisis mengenai dinamika kebijakan pendanaan pendidikan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi dibebankan pada anggaran fungsi pendidikan.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa perubahan skema pendanaan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali arah kebijakan pembiayaan pendidikan nasional. Anggaran pendidikan diharapkan tetap difokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan kualitas tenaga pendidik.

Lebih lanjut, artikel ini menyoroti bahwa setiap kebijakan anggaran perlu disusun secara terukur, transparan, dan berorientasi pada dampak jangka panjang. Perubahan alokasi anggaran tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga harus mempertimbangkan efektivitas program dan keberlanjutan pembangunan sektor pendidikan.

Selain itu, sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan mampu memberikan manfaat yang optimal. Pengelolaan anggaran yang akuntabel akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Pandangan ini menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun daya saing bangsa. Oleh karena itu, kebijakan pendanaan pendidikan perlu dirancang secara adaptif dengan tetap menjaga prinsip pemerataan, kualitas, dan keberlanjutan.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam diseminasi pemikiran akademik, publikasi ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih efektif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

🔗 Baca artikel selengkapnya di media asli:
https://harian.disway.id/read/960560/setelah-mbg-keluar-dari-anggaran-pendidikan