Karya Ilmiah Dosen di Media “Kopi Kok Asem? Memahami Preferensi Rasa dalam Konsumsi Kopi Arabika”

Karya Ilmiah Dosen di Media “Kopi Kok Asem? Memahami Preferensi Rasa dalam Konsumsi Kopi Arabika”

Salah satu dosen dari Universitas 45 Surabaya kembali berkontribusi dalam menyebarluaskan wawasan keilmuan melalui media massa.

Melalui artikel yang dimuat di Harian Disway berjudul “Kopi Kok Asem? Mengapa Arabika Sering Kalah Sebelum Diminum”, diangkat fenomena menarik terkait preferensi masyarakat terhadap cita rasa kopi, khususnya kopi arabika.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa rasa asam yang menjadi karakteristik kopi arabika seringkali kurang diterima oleh sebagian masyarakat Indonesia yang lebih terbiasa dengan cita rasa pahit seperti pada kopi robusta. Hal ini menyebabkan kopi arabika kerap “kalah” bahkan sebelum benar-benar dicicipi.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa persepsi rasa sangat dipengaruhi oleh kebiasaan, budaya konsumsi, serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap karakteristik kopi. Padahal, keasaman (acidity) dalam kopi arabika justru menjadi salah satu indikator kualitas yang dihargai dalam industri kopi specialty.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman cita rasa kopi. Dengan pemahaman yang lebih baik, konsumen diharapkan dapat menikmati kopi tidak hanya dari rasa pahit, tetapi juga kompleksitas rasa yang ditawarkan.

Sebagai bagian dari kontribusi akademik, publikasi ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat mengenai preferensi rasa dan mendorong peningkatan literasi dalam budaya konsumsi kopi di Indonesia.

🔗 Baca artikel selengkapnya di media asli:
https://harian.disway.id/read/940760/kopi-kok-asem-mengapa-arabika-sering-kalah-sebelum-diminum