Karya Ilmiah Dosen di Media “Mengapa Manusia Baru Panik Saat Alam Membalas?”

Karya Ilmiah Dosen di Media “Mengapa Manusia Baru Panik Saat Alam Membalas?”

Salah satu dosen dari Universitas 45 Surabaya kembali menunjukkan kontribusi keilmuan melalui publikasi di media massa.

Melalui artikel yang dimuat di Republika berjudul “Mengapa Manusia Baru Panik Saat Alam Membalas?”, diangkat refleksi kritis mengenai hubungan antara perilaku manusia dan dampaknya terhadap lingkungan.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa manusia seringkali cenderung mengabaikan kerusakan lingkungan yang terjadi secara bertahap, namun baru menunjukkan kepanikan ketika dampaknya sudah dirasakan secara langsung, seperti bencana alam dan krisis lingkungan.

Lebih lanjut, fenomena ini berkaitan dengan aspek psikologis, di mana manusia memiliki kecenderungan untuk menunda respons terhadap risiko yang tidak langsung terlihat. Hal ini menyebabkan rendahnya kesadaran preventif terhadap isu lingkungan.

Selain itu, pentingnya membangun kesadaran kolektif dan perubahan perilaku menjadi kunci dalam menghadapi krisis lingkungan. Edukasi, kebijakan yang tegas, serta peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan keberlanjutan lingkungan.

Pandangan ini menegaskan bahwa perlindungan lingkungan tidak dapat ditunda, dan memerlukan keterlibatan semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan kelestarian alam.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam diseminasi ilmu pengetahuan, publikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan.

🔗 Baca artikel selengkapnya di media asli:
https://analisis.republika.co.id/berita/tdz6xs393/mengapa-manusia-baru-panik-saat-alam-membalas